Tips Ujian Kompetensi ( based on self experience )

Wednesday, January 13, 2010



Senang dan bahkan euphoria sesaat, ketika acara pengangkatan sumpah dan pelantikan dokter angkatan kami selesai, bukan hanya itu biasanya (banyak teman sejawat) yang melanjutkan euphoria ini dengan acara syukuran di keluarga masing-masing. Sangat melelahkan setidaknya itu yang saya rasakan setelah acara pelatikan dokter selesai, tapi perjuangan belum selesai karena kami akan dihadapkan oleh ujian kompetensi dokter Indonesia. Di FK saya rata-rata semua sejawat mengikuti ujian ini ada juga yang tidak tidak langsung ikut juga tidak apa-apa karena ujian ini dapat kita ikuti kapan saja sesuai kesiapan kita masing-masing kalo merasa siap (lahir batin) sebaiknya kita ikuti. Berikut saya akan membagi pengalaman serta tips dari saya tentang ujian kompetensi , berdasarkan pengalaman pribadi saya.

1. Lebih cepat lebih baik
Memang untuk ujian kompetensi sendiri teman-teman sejawat tidak diwajibkan untuk ikut, tetapi bagi mereka yang ingin melanjutkan study spesialis atau kerja klinik, PTT, dsb harus mengikuti ujian ini untuk mendapat STR. Jika kita berencana ikut, maka semakin cepat semakin baik saya sendiri setelah selesai pelantikan langsung mengikuti ujian ini karena semakin lama akan membuat kita malas dan ilmu yang kita pelajari akan semakin menguap (itu kalo saya, hahaha).

2. Daftar
Pendaftaran dapat dilakukan di FK masing-masing, gampang kok tinggal melengkapi berkas, transfer pembayarannya, masukin di Amplop coklat (ukuran A4) di kumpul di FK masing-masing, dapat juga dikirim sendiri. Bagi yang belum memiliki ijazah dokter (biasanya karena keterlambatan dari pihak Administrasi FK atau kaena kita yang malas mengurusnya) bisa meminta surat keterangan ijazah dokter sementara dari pihak FK masing-masing.

3. Persiapan
Biasanya ujian akan dilaksanakan serentak tiap3 bulan pada tanggal 14 dan hasilnya dapat diambil di FK masing-masing pada tanggal 14 bulan depannya. Kalau tidak salah ujian dilaksanakan tiap bulan Februari, Mei, Agustus dan November ( so pick the right time according to you ). Setelah pendaftaran selesai teman-teman dapat melakukan berbagai persiapan seperti mengikuti bimbingan (biasanya disediakan di FK masing-masing), belajar mandiri, magang di klinik atau rumah sakit (saya sendiri banyak belajar dari pengalaman saya magang di klinik dan rumah sakit, bahkan beberapa soal ujian kasusnya sama dengan pasien-pasien yang saya tangani ), membahas soal-soal ujian sebelumnya juga turut membantu setidaknya ada 5-10 soal yang sama. Jika mempelajari soal-soal lama sebaiknya dilakukan berkelompok. Untuk belajar mandiri sebaiknya tidak usah terlalu banyak referensi buku cukup 1-2 buku saja karena kalau terlalu banyak, bukannya belajar malahan kita hanya akan kebingungan dan akhirnya berakhir dengan tidur (hahaha). Untuk belajar mandiri saya sarankan Kapita selekta 1 dan 2 (itu saja cukup).

4. Waktu Ujian
Harus Ikuti aturan dengan baik, perhatikan lembar isian dengan seksama jangan sampai ada yang terlewat. Biasanya pengawas akan menginstruksikan tahap-tahap pengisian mulai dari nama, nomor ujian, nomor soal, dll. Pengisian soal akan dimulai serentak , bacalah soal secara cepat temukan kata kunci pokoknya yang penting-penting saja. Pada soal cerita (rata-rata 60%-70%) mulailah dengan membaca soal duluan lalu ceritanya (ingat yang penting-penting saja) karena waktu yang diberikan sangat singkat kita tidak akan sempat mengisi soal semuanya jika berleha-leha/berlama-lama dalam membaca soal. Jangan lewatkan soal, jika tidak tahu di tebak saja karena waktu tidak akan menunggu anda dalam mencari jawaban. Jika semua dilakukan dengan baik kamu bisa menyisakan waktu sekitar 30 menit sebelum waktu selesai (sesuai pengalaman saya) gunakan waktu yang tersisa itu untuk memeriksa kembali jawaban-jawaban yang kita tebak tadi atau jawaban-jawaban yang tidak kita yakini. Periksa kembali kelengkapan jawaban kita jangan sampai ada yang tertinggal.

5. Menunggu
Setelah ujian selesai, pengumuman kelulusan biasanya sebulan kemudian pada tanggal yang sama yaitu tanggal 14. Saat ini tidak ada yang dapat kita lakukan banyak berdoa serta bersabar Hasil berupa amplop surat berisi 2 lembar yaitu : hasil kelulusan dan keterangan (alamat, contact person yang dapat kita hubungi).

6. What Next
Setelah mendapat hasil, jika lulus maka kita akan menerima sertifikat STR biasanya 2 minggu setelah pengumuman. Tapi kalau ingin lebih tepat, teman sejawat bisa mengurusnya sendiri.

READ MORE - Tips Ujian Kompetensi ( based on self experience )

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
There was an error in this gadget
 
 
 

Popular Blogs

 
Twitter Bird Gadget