Curahan Hati Ibu (Untuk Sepupuku yang telah pergi)

Thursday, February 25, 2010

crossmap-5_89_1280x1024

  • Kulahirkan anak ini, tetapi dia bukanlah anakku. Kata seorang penyair besar . Baru saat ini kupahami kata-kata tersebut. Karena begitu sakit dan menyedihkan kehilangan seseorang yang sangat dicintai dan dikasihi yaitu seorang anak.

 

  • 23 tahun yang lalu tepatnya 15 Maret 1986 lahirlah seorang anak laki-laki dari Boy Tampone dan Anintje Adinus yang diberi nama Michael Rusly Tampone…. Begitu muda umurmu anakku sampai kami hampir tak percaya bahwa kau telah tiada….

 

  • Rusli atau biasa dipanggil Uci merupakan bungsu dari 4 bersaudara yaitu Vecky, Raimond dan Roland… Tak pernah kusangka hal ini begitu cepat berulang, kenapa kau meninggalkan ibu juga anakku setelah kedua kakakmu Vecky dan Roland terlebih dahulu meninggalkanku.., ibu tak pernah menyangka bagaimana bisa kau pergi secepat ini. Tubuhmu kuat kau seorang pelari waktu SMP dulu, kau tahan banting karena kau seorang Paskibraka waktu SMA dulu, kau juga tahu akan kesehatan karena kau seorang anggota Palang merah… Tapi ibu menyadari bahwa rancangan Tuhan adalah yang terbaik dalam hidupmu….

 

  • Kau pernah bilang bahwa kau ingin menyenangkan ayah dan ibu, kau ingin membantu orang tua. Maka kau merantau untuk bekerja. Kau bekerja di perusahaan pelayaran Taurus tahun 2006-2007, lalu kau bekerja di PT. BIMM tahun 2007-2008 dan terakhir kau kembali pulang dengan bekerja di PD. Tritis Airmadidi tahun 2008-2009… Ibu sangat senang kau kembali pulang dan tak ingin kau pergi lagi… Tapi ibu tahu kau orang yang sangat berambisi kau ingin sukses dan ingin menyenangkan orang tua. Maka kembali kami orang tua harus merelakan kau pergi untuk kedua kalinya ke Samarinda.

 

  • Tak pernah terlintas dalam pikiranku bahwa kepergianmu kali ini adalah untuk selamanya, ..yah, untuk selamanya... Sekarang kau tertidur kaku ribuan kali kupanggil namamu tapi kau tak pernah menjawab, apa yang harus aku lakukan?... Sekarang usiamu tepat 23 tahun 8 bulan 11 hari setelah melawati perjuangan selama 2 jam di ruang gawat darurat Rs. Dirgahayu samarinda…

  • Uci anakku Kulahirkan engkau tapi engkau bukan milikku, engkau adalah titipan yang Maha Esa dan Dia berhak mengambilmu kapan saja. Kurelakan engkau anakku kurelakan engkau buah hatiku…

 

  • Kenanglah dia sebagai UCI yang kuartikan sebagai UNTUKMU CINTAKU INI. Cinta untuk ibuku, cinta untuk ayahku, cinta untuk saudara-saudaraku dan cinta untuk sahabat-sahabatku, aku akan selalu ada untuk kalian semua dan aku percaya bahwa aku terus hidup didalam kenangan dan hati kalian semua...

 

  • Sewaktu aku lahir aku menangis sedangkan orang lain tersenyum melihatku sekarang aku mati aku yang tersenyum dan orang lain yang menangis bagiku. Selamat jalan semuanya, relakan aku dan teruslah hidup agar kenanganku akan terus ada bersama kalian

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
There was an error in this gadget
 
 
 

Popular Blogs

 
Twitter Bird Gadget