PEDIATRIC INJURY (TRAUMA PADA ANAK)

Saturday, December 6, 2008


Insiden

· Cedera merupakan penyebab kematian dan cacat pada anak-anak

· Di A.S 22 juta anak mati atau cacat / tahun karena trauma

· Penyebab kematian atau kecacatan 1 dari setiap 3 anak

Karakteristik trauma pada anak

· Dengan cedera multi organ, kondisi anak buruk dengan cepat

· Prioritas penilaian & penananganan = orang dewasa, namun penatalaksanaan secara keseluruhan membutuhkan pertimbangan khusus

· Anak bukan miniatur dewasa

Penanganan cedera

· Dasar penanganan sama dengan penanganan cedera lain:

- Airway

- Breathing

- Circulation

- Disability

- Exposure

Airway : Evaluasi dan Penanganan
Airway tidak adekwat gagal oksigenasi / ventilasi Cardiac arrest .Jalan nafas merupakan prioriras utama !!!

· Penanganan:

  • Oksigenasi lebih dahulu
  • Oral airway: Tidak sadar
  • Intubasi oro-tracheal
  • Cricothyroidotomy

Sirkulasi & Syok:Evaluasi & Penanganan

· Pengenalan: Kehilangan darah bermakna Hipovolemik

- Denyut jantung cepat

- Perfusi kulit yang buruk

· Resusitasi cairan :

Tujuannya untuk segera mengganti volume

sirkulasi ( Vol darah 80 cc/kg.BB )

Breathing: Evaluasi & Penanganan

· Pernafasan dan Ventilasi

- Frekwensi pernafasan pada anak menurun sesuai umur

- Respirasi asidosis hipoventilasi cardiac arrest

· Pipa torakostomi

- Bila ada robekan pleura dapat terjadi :Hematotorak, Pnemotorak dan Kombinasi

- Lokasi = orang dewasa ICS V anterior mid-axillary line

· Monitoring resusitasi pada anak dengan trauma: Respons resusitasi yang baik perfusi organ

Tanda-tanda hemodinamik membaik:

· Penurunan frekwensi jantung

· Kenaikan tekanan nadi

· Warma kulit kembali normal

· Kehangatan ekstremitas meningkat

· Kesadaran dan sensasi yang jelas

· Kenaikan tekanan darah sistolik (80mmHg)

· Produksi urine 1-2ml/kgBB/jam (sesuai umur)

Penggantian darah

· Jika setelah pemberian bolus I cairan gagal. Curiga ada perdarahan yang sedang berlangsung.

· Siapkan pemberian bolus ke II dan ke III dengan keterlibatan ahli bedah

· Saat pemberian kristaloid III / kondisi anak menurun. Siapkan donor darah (PRC) sesuai golongan darahnya.

· Jika tidak ada golongan darah yang cocok, pikirkan gol “O” Rh (-). Jumlah 10 ml/kgBB yang dihangatkan

· Akses Vena

Lokasi :

1. Kulit Vena perifer

2. Melalui tulang ( pada anak <6>

3. Penyayatan Vena ( V. Saphena magna )

4. Vena Femoralis

5. V. Subclavia

6. V. Jugularis externa

7. V. Jugularis interna


Trauma Dada

· 10% dari semua trauma

· >2/3 anak cedera organ tubuh yang lain

· Patah tulang iga kekuatan trauma besar

· Akibat trauma tumpul (KLL) X Cedera jaringan paru ( kontusio )

Trauma Perut

· Trauma tumpul ( KLL )

· Trauma tembus perlu intervensi cepat

· Sarana diagnostik: CT-Scan, DPL : diagnostic peritoneal lavage (sebaiknya dilakukan oleh ahli bedah ),USG

· Penanganan : Non operatif dan Operatif

Ringkasan

  • Diperlukan keterampilan khusus untuk penanganan trauma pada anak
  • Dokter yang belum berpengalaman dapat membuat kesalahan yang fatal jika tidak menyadari penuh hal-hal yang spesifik pada anak
  • Karakteristik itu meliputi : Anatomi dan penanganan saluran nafas, Kebutuhan cairan, Cidera SSP, Thorax, Abdomen,dll
  • Pikirkan kemungkinan adanya penyiksaan / kekejaman pada anak

0 comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
There was an error in this gadget
 
 
 

Popular Blogs

 
Twitter Bird Gadget